Topologi Jaringan adalah hal yang menjelaskan hubungan
geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu node, link, dan
station. Macam Topologi Jaringan ada 5 macam yaitu Topologi Bintang, Topologi
Cincin, Topologi Bush, Topologi Mesh, Topologi Pohon. Semua ini merupakan Topologi Jaringan Komputer.
Sedangkan
Topologi jaringan dalam telekomunikasi adalah suatu cara menghubungkan
perangkat telekomunikasi yang satu dengan yang lainnya sehingga membentuk
jaringan. Dalam suatu jaringan telekomunikasi, jenis topologi yang dipilih akan
mempengaruhi kecepatan komunikasi. Untuk itu maka perlu dicermati
kelebihan/keuntungan dan kekurangan/kerugian dari masing ‐masing topologi berdasarkan
karakteristiknya masing topologi berdasarkan karakteristiknya. Berikut ini
adalah jenis atau Macam - macam Topologi dari jaringan tersebut
Pada system jaringan seperti ini workstation saling berhubungan dengan kabel berbaris yang salah satu ujungnnya (awal) dihubungkan dengan server. Jadi computer workstation tidak langsung dihubungkan dengan server masing-masing secara tersendiri, melainkan bersama-sama dalam salah satu kabel panjang. Kabel ini disebut sebagai bus atau trunk. Ujung kabel tidak boleh dibiarkan terbuka, harus dimatikan dengan sebuah terminator yang sesuai dengan impedensi kabel. Terminator ini akan mengabsorbsi sinyal dan mencegahnya dari kemungkinan memantul balik. Kabel yang di gunakan adalah kabel sepaksi [kabel coaksial] dengan menggunakan penyambung RG 58. Jarak maksimum 185 meter
Keuntungan
- Menggunakan kabel yang sedikit, pemasangannya mudah, biayanya lebih murah disbanding dengan susunan pengkabelan yang lain
- Cukup mudah bila ingin memperluas jaringan, dua kabel dapat digabungkan pada kabel yang lebih panjang dengan menggunakan BNC barrel connector.
- Sebuah repeater dapat digunakan untuk memperluas jaringan. Repeater digunakan untuk menguatkan sinyal sehingga jaraknya bias lebih jauh.
- Topologi ini paling rendah fault-tolerance-nya
- Kerusakan di kabel atau terbukanya ujung kabel dapat menyebabkan matinya keseluruhan jaringan
- Mencari kesalahan kabel akan sukar apabila seluruh jaringan down (mati)
- Barrel connector yang digunakan sebagai penghubung memperlemah sinyal elektrik yang dikirim, dan kebanyakan akan menghalangi sinyak untuk dapat diterima dengan benar
- Traffic yang padat akan membuat sangat lambat jaringan.
- Lebih lambat dari topologi lain
Komputer dihubungkan sedemikian rupa sehingga server menjadi titik pusat pelayanan. Topologi ini mirip dengan sistem terpusat pada computer mini dan skala besar. Pada sistem ini semua work station terhubung langsug ke computer server.
Hubungan antar node (antar komputer) dilakukan melalui peralatan yang disebut hub atau concentrator. Setiiap node dihubungkan dengan kabel ke hub.
Keuntungan
- Kabel yang rusak dapat dengan mudah diketahui
- Mudah mengembangkan jaringan. Artinya, penambahan workstation ke jaringan akan lebih mudah
- Mudah melakukan modifikasi terhadap tata letak (layout kabel)
- Menggunakan kabel yang banyak karena semua kabel harus ditarik ke satu central point. Jadi memakan biaya lebih banyak di banding topologi yang lain
- Membutuhkan peralatan tambahan seperti hub, repeater yang bersaluran banyak (multi port), yang berarti bertambahnya biaya
- Jika hub pusat mengalami kegagalan maka seluruh jaringan akan gagal untuk beroperasi
- Memerlukan alat pada central poin tuntuk membroadcast ulang atau pergantian traffic jaringan (switch network traffic)
Pada topologi ini server dihubungkan ke beberapa work station yang membentuk lingkaran sehingga awal dan ujung kabel penghubung akan berada di server. Pada sistem ini, sebuah token dikirim dari satu simpul ke simpul yang lain. Token adalah kombinasi dari beberapa bit khusus yang dikenal yang member ijin kepada kartu interface jaringan untuk melakukan transmisi data
Keuntungan
- Metode komunikasinya sangat efisien
- Releabilitas cukup tinggi
- Mudah menambah workstation
- Data mengalir dalam satu arah sehingga terjadinya collision dapat dihindarkan
- Tidak ada komputer yang memonopoli jaringan, karena setiap komputer mempunyai hak akses yang sama terhadap token
- Parameter konfigurasi jaringan sering sekali bersifat teknis dibandingkan dengan yang lain
- Relatif sangat mahal untuk kabel
- Kerusakan kabel sulit di atasi karena sulitnya menemukan dimana kerusakan itu terjadi
- Sulit melakukan konfigurasi ulang
- Bila ada satu komputer dalam ring yang gagal berfungsi, maka akan mempengaruhi keseluruhan jaringan
Di antara topologi yang lain topologi mesh memiliki hubungan yang berlebihan antar peralatan-peralatan yang ada. Jadi susunannya, setiap peralatan yang ada didalam jaringan saling terhubung satu sama lain.
Keuntungan
- Keuntungan utama adalah fault tolerance
- Terjaminnya kapasitas channel komunikasi, karena memiliki hubungan yang berlebih
- Relatif lebih mudah untuk dilakukan troubleshoot
- Sulitnya instalasi dan konfigurasi ulang ketika komputer dan peralatan-peralatan yang terhubung semakin bertambah
- Biaya yang besar untuk memelihara hubungan yang berlebih
B. HARDWARE
- Komputer (Client / Server)
Server adalah komputer yang mengatur dan melayani semua fasilitas yang ada di dalam jaringan seperti: sharing hardware dan software dan mengontrol hak akses.
Client adalah komputer selain server atau komputer yang menerima dan menggunakan semua fasilitas dari server yang telah di atur semua hak guna/aksesnya.
RepeaterBerfungsi untuk menerima sinyal kemudian meneruskan kembali sinyal yang diterima dengan kekuatan yang sama. Dengan adanya repeter, sinyal dari suatu komputer dapat komputer lain yang letaknya berjauhan.
Hub
Fungsinya sama dengan repeater hanya hub terdiri dari beberapa port,
sehingga hub disebut juga multiport repeter. Repeater dan hub bekerja di
physical layer sehingga tidak mempunyai pengetahuan mengenai alamat
yang dituju. Meskipun hub memiliki beberapa port tetapi tetap menggunaka
metode broadcast dalam mengirimkan sinyal, sehingga bila salah satu
port sibuk maka port yang lain harus menunggu jika ingin mengirimkan
sinyal.
Bridge
Berfungsi seperti repeater atau hub tetapi lebih pintar karena bekerja
pada lapisan data link sehingga mempunyai kemampuan untuk menggunakan
MAC address dalam proses pengiriman frame ke alamat yang dituju.
Switch
Fungsinya sama dengan bridge hanya switch terdiri dari beberapa port
sehingga switch disebut multiport bridge. Dengan kemampuannya tersebut
jika salah satu port pada switch sibuk maka port-port lain masih tetap
dapat berfungsi. Tetapi bridge dan switch tidak dapat meneruskan paket
IP yang ditujukan komputer lain yang secara logic berbeda jaringan.
Sumber klik atau klik


